Skip to content

Kumpulan Tanya Jawab

Temukan Jawaban atas Semua Pertanyaan Kamu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Toggle search form

Jawaban bagaimana penurunan sifat golongan darah sistem abo sistem rhesus dan sistem mn pada suatu tipe perk…

Posted on February 28, 2023 By admin

Bila kamu lagi perlu jawaban dari soal: bagaimana penurunan sifat golongan darah sistem abo sistem rhesus dan sistem mn pada suatu tipe perk…, maka kamu sudah ada di artikel yang tepat.

Di halaman ini tersedia pilihan solusi tentang soal tadi. Yuk ketahui lebih jauh.

——————

Soal

bagaimana penurunan sifat golongan darah sistem abo sistem rhesus dan sistem mn pada suatu tipe perkawinan​

Solusi #1 untuk Soal: bagaimana penurunan sifat golongan darah sistem abo sistem rhesus dan sistem mn pada suatu tipe perkawinan​

Jawaban:

Sistem golongan darah pada manusia ada tiga yaitu sistem A-B-O, rhesus, dan MN. Semua sifat golongan darah tersebut dapat diwariskan ke keturunannya.

Pembahasan

Ibu golongan darah B, Rh+ dan ayah golongan darah AB Rh- maka kemungkinan golongan darah pada anaknya sebagai berikut:

Parental: B Rh+  x  AB Rh-

Genotip: IBIORr  x  IAIBrr

Gamet: IBR, IBr, IOR, IOr  x  IAr, IBr

Filial:

IAIBRr = golongan AB Rh+

IBIBRr = golongan B Rh+

IAIBrr = golongan AB Rh-

IBIBrr = golongan B Rh-

IAIORr = golongan A Rh+

IBIORr = golongan B Rh+

IAIOrr = golongan A Rh-

IBIOrr = golongan B Rh-

Dari bagan persilangan di atas maka dapat diketahui golongan darah keturunannya.

Sistem golongan darah pada manusia terdiri dari 3 macam yaitu sistem ABO, sistem MN, dan sistem rhesus.

A. Sistem ABO

Sistem golongan darah ABO dikembangkan oleh Karl Landsteiner, seorang ahli biologi dan fisika dari Austria.

Dalam sel darah merah, terdapat beberapa jenis antigen di permukaan sel eritrosit atau darah merah. Salah satunya adalah antigen A dan B. Darah bisa mengandung antigen A, antigen B, antigen A dan B, atau tidak mengandung keduanya sama sekali. Antigen ini yang menjadi penentu jenis golongan darah seseorang. Berikut ini adalah karakteristik komposisi antigen pada darah sesuai dengan golongannya:

1. Orang yang bergolongan darah A hanya memiliki antigen A dan aglutinin b.

2. Orang yang bergolongan darah B hanya memiliki antigen B dan aglutinin a.

3. Orang yang bergolongan darah AB memiliki antigen A dan B, tetapi tidak memiliki aglutinin a dan b.

4. Orang yang bergolongan darah O tidak memiliki antigen A dan B, tidak memiliki aglutinin a dan b.

Pada pewarisan sifat golongan darah A-B-O ditentukan oleh 3 macam alel yang mendominasi, yaitu:

1. Golongan darah A memiliki alel IAIA atau IAI0.

2. Golongan darah B memiliki alel IBIB atau IBI0

3. Golongan darah AB memiliki alel IAIB

4. Golongan darah O memiliki alel I0I0.

B. Sistem Rhesus

Sistem penggolongan darah yang lainnya adalah golongan darah Rhesus. Sistem Rhesus ditemukan oleh Lionel dan Weiner pada tahun 1940 dengan menyuntikkan darah kera Macacus rhesus ke tubuh kelinci, dan ternyata darah kera tersebut digumpalkan oleh aglutinin yang dihasilkan oleh plasma darah kelinci. Aglutinin yang berasal dari darah kelinci tersebut juga menggumpalkan darah manusia walaupun tidak pada semua orang.

Secara singkat dapat diterangkan sebagai berikut:

1) Golongan darah Rh+, pada eritrositnya terdapat antigen Rhesus, dan pada plasmanya tidak dibentuk antibodi terhadap antigen Rhesus. Rhesus positif ditentukan oleh gen dominan (R) sehingga pada genotip rhesus positif dapat ditulis RR (homozygot) dan Rr (heterozygot).

2) Golongan darah Rh- , pada eritrositnya tidak terdapat antigen Rhesus, dan pada plasmanya dapat dibentuk antibodi terhadap antigen Rhesus. Rhesus negatif ditentukan oleh gen resesif (r) sehingga pada genotip rhesus negatif ditulis dengan rr (homozygot).

C. Sistem MN

Pada tahun 1972, K. Landsteiner dan P. Levine telah menemukan golongan darah dengan sistem MN pada golongan darah manusia akibat ditemukannya antigen M dan antigen N pada sel darah merah (eritrosit) manusia. Sistem golongan darah MN terdiri atas 3 jenis yaitu:

1. Golongan M, memiliki antigen M. Dengan alel IMIM.

2. Golongan N, memiliki antigen N. Dengan alel ININ.

3. Golongan MN, memiliki antigen M dan antigen N. Dengan alel IMIN.

Pelajari lebih lanjut

1. alel ganda: https://brainly.co.id/tugas/17774482

2. menentukan alel tunggal: https://brainly.co.id/tugas/18298960

3. persilangan dihibrid: https://brainly.co.id/tugas/17636343

Detil jawaban

Kelas: 12

Mapel: Biologi

Bab: Materi Genetik

Kode: 12.4.3

Kata kunci: alel tunggal, alel ganda, kromosom homolog, genotip, homozygot dominan, heterozygot, homozygot resesif

——————

Sekian jawaban mengenai bagaimana penurunan sifat golongan darah sistem abo sistem rhesus dan sistem mn pada suatu tipe perk…, saja dengan solusi di atas dapat bantu menjawab pertanyaan teman-teman.

Jika kamu masih ada soal lainnya, [silahkan|jangan ragu buat gunakan menu pencarian yang ada di laman ini.

Tanya Jawab

Post navigation

Previous Post: Jawaban Teropong bintang dan teropong bumi termasuk jenis teropong….
Next Post: Jawaban 12. Debit air akan berkurang karena penguapan saat …. a. pagi hari c. panas b. hujan d. dingin 13….

Related Posts

Jawaban apa nama rumah adat minangkabau?​ Tanya Jawab
Jawaban Apabila ada alif lam bertemu huruf Fa maka disebut bacaan alif lam​ Tanya Jawab
Jawaban halo boleh tolong tulis doa renungan pagi sebelum baca renungan,setelah ty 10poin doa sesudah 10poin… Tanya Jawab

Categories

  • Tanya Jawab

Recent Post

  • Jawaban berikut satu ambil remote control untuk memindah channel televisi yang kamu inginkan 2 tancapkan boo…
  • Jawaban kewenangan KPU menurut UUD 1945 adalah
  • Jawaban hak dan kewajiban warga negara dalam upaya pertahanan negara diatur dalam uud nri tahun 1945, yaitu​
  • Jawaban menurut pendapatmu apa yang menyebabkan terjadinya kelangkaan suatu barang uraikanlah dengan lengkap…
  • Jawaban Jelaskan penyebab makna kelangkaan sumber daya dan uraikan faktos2nya

Copyright © 2026 Kumpulan Tanya Jawab.

Powered by PressBook Masonry Blogs