Kalau sobat lagi mencari solusi atas pertanyaan: bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas, maka sobat sudah berada di website yang tepat.
Disini tersedia pilihan solusi mengenai pertanyaan tadi. Silahkan baca jawabannya ….
——————
Pertanyaan
bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas
Jawaban #1 untuk Soal: bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas
Masa pubertas adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa remaja dan dewasa. Pada saat puber, baik anak laki-laki maupun perempuan mengalami perubahan-perubahan pada tubuhya. Perubahan yag terjadi meliputi perubahan fisik, psikologi, dan kematangan organ reproduksi. Perubahan ini harus disikapi denga bijak dan organ reproduksi perlu dijaga kebersihannya agar terhindar dari penyakit dan hal tidak diinginkan.
Pembahasan
Laki-laki dan perempuan sebagai manusia memiliki ciri fisik secara umum yang sama, baik mata, bentuk tubuh, rambut, paras atau wajah dan lain-lain. Karena ciri fisik masih dapat diciptakan oleh manusia itu sendiri dengan perubahan yang sedemikian rupa. Hal yang membedakannya adalah organ reroduksi. Pada laki-laki, organ reproduksi nya adalah penis (tampak luar), sedangkan pada perempuan adalah vagina.
Ciri fisik pada laki-laki dan perempuan akan nampak berbeda setelah memeasuki masa pubertas atau disebut juga masa remaja.Masa ini ditandai dengan perubahan-perubahan baik secara fisik, sifat maupun organ reproduksi yang matang.
Pelajari lebih lanjut tentang sistem reproduksi di: https://brainly.co.id/tugas/20893510.
Perubahan yang menyertai masa pubertas antara laki-laki dan perempuan berbeda. Masa pubertas yang dialami oleh perempuan biasanya lebih cepat dibandingkan dengan laki-laki. Masa pubertas umumnya terjadi pada rentang usia 10-16 tahun.
Perubahan yang terjadi pada masa pubertas terbagi menjadi perubahan primer dan sekunder.
Perubahan primer yang terjadi yaitu:
Pada laki-laki
Ditandai dengan matangnya organ reproduksi yang meliputi:
- Mimpi basah (tanda awal masa pubertas)
- Organ kelamin mulai matang yaitu dihasilkannya sperma di dalam testis.
- Mengalami ereksi secara spontan.
Pada perempuan
Ditandai dengan matangya organ reproduksi yang meliputi:
- Menstruasi (tanda awal masa puber)
- Organ reproduksi mulai matang yaitu mengalami ovulasi (ovum di produksi oleh ovarium) dan dinding rahim semaki kuat.
- Ovum yang dibuahi sperma akan menyebabakan kehamilan.
Pelajari lebih lanjut tentang menstruasi di: https://brainly.co.id/tugas/22775474.
Ciri fisik atau perubahan sekunder pada laki-laki antara lain:
- Tumbuh kumis dan jenggot
- Jakun mulai nampak membesar
- Suara lebih berat dan besar
- Otot tubuh mulai terbentuk
- Tumbuh rambut di beberapa area tubuh tertentu, seperti di ketiak, kaki, dada, dan organ kelamin.
- Bahu nampak bidang dan lebar
- Muncul jerawat
Pelajari lebih lanjut tentang organ reproduksi pada laki-laki di: https://brainly.co.id/tugas/18448081.
Ciri fisik atau perubahan sekunder pada perempuan antara lain:
- Payudara mulai membesar
- Suara lebih nyaring dan lemah lembut
- Tumbuh beberapa rambut di area tertentu seperti ketiak, kaki dan organ kelamin
- Muncul jerawat
- Panggul lebih lebar
Masa pubertas juga nampak pada ciri sifat dan piskis/mental pada laki-laki dan perempuan.
- Mulai tertarik pada lawan jenis
- Mencari identitas diri dengan nampaknya sifat tidak mau diatur dan merasa cukup dewasa dan mandiri serta mencoba hal-hal baru.
- Mudah marah atau emosi
- Mampu mengungkapakan pendapat serta keinginan diri sendiri.
Terdapat beberapa sifat yang cenderung nampak pada perempuan atau laki-laki saja, antara lain:
1. Pada perempuan
- Lebih cenderung menilai suatu hal dengan perasaan.
- Suka berdandan
- Menggunakan kosmetik
- Menggunakan wewangian dan assesories atau perhiasan
2. Pada laki-laki
- Cenderung menilai suatu hal dari logika atau pikiran.
- Memperhatikan penampilan dengan memakai baju rapi atau sebaliknya.
- Memakai wewangian atau justru sebaliknya.
Oleh karena masa pubertas adalah masa dimana organ reproduksi mengalami kematangan, maka dianjurkan bagi laki-laki maupun perempuan untuk menjaganya dengan baik.
Cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria antara lain menghindari konsumsi alkohol dan rokok, mengonsumsi makanan bergizi dan mengurangi kebiasaan mandi air panas karena berpengaruh pada sperma. Cara lain seperti cukup olahraga, tidak memakai celana terlalu ketat dan melakukan pemeriksaan rutin pada organ reproduksi.
Cara menjaga kesehatan organ reproduksi wanita adalah dengan menjaga kesehatan vagina. Karena jika terjadi infeksi vagina dapat meluas ke organ reproduksi lain.
Berikut upaya untuk menjaga kesehatan vagina:
- Membersihkan alat kelamin bagian luar dari depan ke belakang.
- Menjaga alat kelami luar agar selalu kering, misalnya di lap setelah terkena air. Karena jika lembab akan mudah menjadi tempat berkembangbiaknya jamur dan bakteri.
- Menggunakan celana dalam dari bahan yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat.
- Tidak menahan utuk buag air karena mengakibatkan urine menetes sehigga membuat celana dalam basah.
- Tidak memberi bedak pada daerahvagina karena memicu kanker
- Bila menggunakan obat-obatan seperti antiseptik cukup dua minggu sekali seperti pada pertengahan siklus menstruasi.
- Melakukan pemeriksaan jika terdapat keluhan.
Detil jawaban
Kelas: 3 SMP
Mapel: Biologi
Bab: Sistem reproduksi manusia
Kode: 9.4.3
#AyoBelajar
——————
Nah itulah tanya-jawab tentang bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas, diharapkan dengan jawaban ini dapat membantu memecahkan soal sobat.
Mungkin teman-teman masih memiliki pertanyaan lain, [silahkan|jangan sungkan buat gunakan menu pencarian yang ada di situs ini.