Kalau teman-teman sedang membutuhkan jawaban dari soal: apakah “yang” termasuk konjungsi, maka teman-teman berada di tempat yang tepat.
Di halaman ini ada pilihan solusi tentang soal tersebut. Silakan baca lebih lanjut.
——————
Pertanyaan
apakah “yang” termasuk konjungsi
Solusi #1 untuk Soal: apakah “yang” termasuk konjungsi
Konjungsi Aditif (gabungan). Konjungsi
aditif (gabungan) adalah konjungsi koordinatif yang berfungsi
menggabungkan dua kata, frasa, klausa, atau kalimat dalam kedudukan yang
sederajat, misalnya : dan, lagi, lagi pula, dan serta.Konjungsi Pertentangan. Konjungsi
pertentangan merupakan konjungsi koordinatif yang menghubungkan dua
bagian kalimat yang sederajat dengan mempertentangkan kedua bagian
tersebut. Biasanya bagian yang kedua menduduki posisi yang lebih penting
daripada yang pertama, misalnya : tetapi, akan tetapi, melainkan,
sebaliknya, sedangkan, padahal, dan namun.Konjungsi Disjungtif (pilihan).
Konjungsi pilihan merupakan konjungsi koordinatif yang menghubungkan dua
unsur yang sederajat dengan memilih salah satu dari dua hal atau lebih,
misalnya: atau, atau….atau, maupun, baik…baik…, dan
entah…entah…Konjungsi waktu. Konjungsi waktu
menjelaskan hubungan waktu antara dua hal atau peristiwa. Kata-kata
konjungsi temporal berikut ini menjelaskan hubungan yang tidak
sederajat, misalnya : apabila, bila, bilamana, demi, hingga, ketika,
sambil, sebelum, sampai, sedari, sejak, selama, semenjak, sementara,
seraya, waktu, setelah, sesudah, dan tatkala. Sementara konjungsi
berikut ini menghubungkan dua bagian kalimat yang sederajat, misalnya
sebelumnya dan sesudahny Konjungsi Akibat (konsekutif).
Konjungsi akibat menjelaskan bahwa suatu peristiwa terjadi akibat suatu
hal yang lain. Dalam hal ini anak kalimat ditandai konjungsi yang
menyatakan akibat, sedangkan peristiwanya dinyatakan dalam induk
kalimat. Kata-kata yang dipakai untuk menandai konjungsi akibat adalah
sehingga, sampai, dan akibatnya.Konjungsi Syarat (kondisional).
Konjungsi syarat menjelaskan bahwa suatu hal dapat terjadi bila syarat
-syarat yang disebutkan itu dipenuhi. Kata kata yang menyatakan hubungan
ini adalah jika, jikalau, apabila, asalkan, kalau, dan bilamana.Konjungsi Tak Bersyarat. Kata
penghubung tak bersyarat menjelaskan bahwa suatu hal dapat terjadi tanpa
perlu ada syarat – syarat yang dipenuhi. Kata – kata yang termasuk
dalam konjungsi ini adalah walaupun, meskipun, dan biarpun.Konjungsi Perbandingan. Konjungsi
perbandingan berfungsi menghubungkan dua hal dengan cara membandingkan
kedua hal itu. Kata kata yang sering dipakai dalam konjungsi ini adalah
sebagai, sebagaimana, seperti, bagai, bagaikan, seakan-akan, ibarat,
umpama, dan daripada.Konjungsi Penegas (menguatkan atau
intensifikasi). Konjungsi ini berfungsi untuk menegaskan atau meringkas
suatu bagian kalimat yang telah disebut sebelumnya. Termasuk di dalam
konjungsi hal-hal yang menyatakan rincian. Kata-kata yang termasuk dalam
konjungsi ini adalah bahkan, apalagi, yakni, yaitu, umpama, misalnya,
ringkasnya, dan akhirnya.Konjungsi Penjelas (penetap). Konjungsi
penjelas berfungsi menghubungkan bagian kalimat terdahulu dengan
perinciannya. Contoh kata dalam konjungsi ini adalah bahwa.Konjungsi Urutan. Konjungsi ini
menyatakan urutan sesuatu hal. Kata-kata yang termasuk dalam konjungsi
ini adalah mula-mula, lalu, dan kemudian.Konjungsi Pembatasan. Konjungsi ini
menyatakan pembatasan terhadap sesuatu hal atau dalam batas-batas mana
perbuatan dapat dikerjakan, misalnya kecuali, selain, dan asal.Konjungsi Penanda. Konjungsi ini menyatakan penandaan terhadap sesuatu hal. Kata-katajadiin yg terbaik ya !!
——————
Sekian tanya-jawab tentang apakah “yang” termasuk konjungsi, semoga dengan solusi ini bisa membantu jawab pertanyaan kamu.
Jika teman-teman masih punya pertanyaan lainnya, [silahkan|tak usah ragu-ragu buat gunakan tombol pencarian yang ada di website ini.