Skip to content

Kumpulan Tanya Jawab

Temukan Jawaban atas Semua Pertanyaan Kamu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Toggle search form

Jawaban Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?

Posted on May 5, 2021 By admin

Mungkin sobat lagi mencari jawaban dari soal: Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?, maka kamu berada di artikel yang tepat.

Di sini ada pilihan solusi tentang pertanyaan itu. Yuk baca jawabannya ….

——————

Pertanyaan

Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?

Gajah Mada (wafat k. 1364) adalah seorang panglima perang dan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit. Menurut berbagai sumber mitologi, kitab, dan prasasti dari zaman Jawa Kuno, ia memulai kariernya tahun 1313, dan semakin menanjak setelah peristiwa pemberontakan Ra Kuti pada masa pemerintahan Sri Jayanagara, yang mengangkatnya sebagai Patih. Ia menjadi Mahapatih (Menteri Besar) pada masa Ratu Tribhuwanatunggadewi, dan kemudian sebagai Amangkubhumi (Perdana Menteri) yang mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaannya. 

Gajah Mada terkenal dengan sumpahnya, yaitu Sumpah Palapa, yang tercatat di dalam Pararaton. Ia menyatakan tidak akan memakan palapa sebelum berhasil menyatukan Nusantara. Meskipun ia adalah salah satu tokoh sentral saat itu, sangat sedikit catatan-catatan sejarah yang ditemukan mengenai dirinya. Wajah sesungguhnya dari tokoh Gajah Mada, saat ini masih kontroversial. Pada masa sekarang, Indonesia telah menetapkan Gajah Mada sebagai salah satu Pahlawan Nasional dan merupakan simbol nasionalisme dan persatuan Nusantara.

Jawaban #2 untuk Pertanyaan: Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?

Ketika pengangkatannya sebagai patih
Amangkubhumi pada tahun 1258 Saka
(1336 M) Gajah Mada mengucapkan Sumpah
Palapa yang berisi bahwa ia akan
menikmati palapa atau rempah-rempah (yang
diartikan kenikmatan duniawi) bila telah
berhasil menaklukkan Nusantara. Sebagaimana
tercatat dalam kitab Pararaton dalam teks Jawa
Pertengahan yang berbunyi sebagai
berikut” Sira Gajah Mada pepatih
amungkubumi tan ayun amukti palapa, sira
Gajah Mada: Lamun huwus kalah nusantara
ingsun amukti palapa, lamun kalah ring
Gurun, ring Seram, Tañjungpura, ring Haru,
ring Pahang, Dompu, ring Bali, Sunda,
Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti
palapa”bila dialih-bahasakan mempunyai
arti :“Beliau, Gajah Mada sebagai patih
Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa,
Gajah Mada berkata bahwa bila telah
mengalahkan (menguasai) Nusantara, saya
(baru akan) melepaskan puasa, bila telah
mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura,
Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang,
Tumasik, demikianlah saya (baru akan)
melepaskan puasa

——————

Nah itulah tanya-jawab mengenai Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?, semoga dengan solusi di atas bisa membantu selesaikan masalah kamu.

Mungkin sobat masih punya pertanyaan yang lain, [silahkan|tidak usah ragu buat gunakan menu search yang ada di halaman ini.

Tanya Jawab

Post navigation

Previous Post: Jawaban apa yang dimaksud dengan cut defensive
Next Post: Jawaban Bagaimanakah gajah mada dapat menyatukan wilayah nusantara ?

Related Posts

Jawaban 5. Yang termasuk norma yang mengatur kehidupan antarpribadi adalah .. a. Norma agama dan norma hukum… Tanya Jawab
Jawaban Jelaskan tentang bola dinyatakan masuk dalam bola voli Tanya Jawab
Jawaban yang bukan pendiri pbb,yaitu? Tanya Jawab

Categories

  • Tanya Jawab

Recent Post

  • Jawaban berikut satu ambil remote control untuk memindah channel televisi yang kamu inginkan 2 tancapkan boo…
  • Jawaban kewenangan KPU menurut UUD 1945 adalah
  • Jawaban hak dan kewajiban warga negara dalam upaya pertahanan negara diatur dalam uud nri tahun 1945, yaitu​
  • Jawaban menurut pendapatmu apa yang menyebabkan terjadinya kelangkaan suatu barang uraikanlah dengan lengkap…
  • Jawaban Jelaskan penyebab makna kelangkaan sumber daya dan uraikan faktos2nya

Copyright © 2026 Kumpulan Tanya Jawab.

Powered by PressBook Masonry Blogs