Mungkin sobat lagi mencari jawaban dari soal: Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?, maka kamu berada di artikel yang tepat.
Di sini ada pilihan solusi tentang pertanyaan itu. Yuk baca jawabannya ….
——————
Pertanyaan
Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?
Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?
Gajah Mada (wafat k. 1364) adalah seorang panglima perang dan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit. Menurut berbagai sumber mitologi, kitab, dan prasasti dari zaman Jawa Kuno, ia memulai kariernya tahun 1313, dan semakin menanjak setelah peristiwa pemberontakan Ra Kuti pada masa pemerintahan Sri Jayanagara, yang mengangkatnya sebagai Patih. Ia menjadi Mahapatih (Menteri Besar) pada masa Ratu Tribhuwanatunggadewi, dan kemudian sebagai Amangkubhumi (Perdana Menteri) yang mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaannya.
Gajah Mada terkenal dengan sumpahnya, yaitu Sumpah Palapa, yang tercatat di dalam Pararaton. Ia menyatakan tidak akan memakan palapa sebelum berhasil menyatukan Nusantara. Meskipun ia adalah salah satu tokoh sentral saat itu, sangat sedikit catatan-catatan sejarah yang ditemukan mengenai dirinya. Wajah sesungguhnya dari tokoh Gajah Mada, saat ini masih kontroversial. Pada masa sekarang, Indonesia telah menetapkan Gajah Mada sebagai salah satu Pahlawan Nasional dan merupakan simbol nasionalisme dan persatuan Nusantara.
Jawaban #2 untuk Pertanyaan: Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?
Ketika pengangkatannya sebagai patih
Amangkubhumi pada tahun 1258 Saka
(1336 M) Gajah Mada mengucapkan Sumpah
Palapa yang berisi bahwa ia akan
menikmati palapa atau rempah-rempah (yang
diartikan kenikmatan duniawi) bila telah
berhasil menaklukkan Nusantara. Sebagaimana
tercatat dalam kitab Pararaton dalam teks Jawa
Pertengahan yang berbunyi sebagai
berikut” Sira Gajah Mada pepatih
amungkubumi tan ayun amukti palapa, sira
Gajah Mada: Lamun huwus kalah nusantara
ingsun amukti palapa, lamun kalah ring
Gurun, ring Seram, Tañjungpura, ring Haru,
ring Pahang, Dompu, ring Bali, Sunda,
Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti
palapa”bila dialih-bahasakan mempunyai
arti :“Beliau, Gajah Mada sebagai patih
Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa,
Gajah Mada berkata bahwa bila telah
mengalahkan (menguasai) Nusantara, saya
(baru akan) melepaskan puasa, bila telah
mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura,
Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang,
Tumasik, demikianlah saya (baru akan)
melepaskan puasa
——————
Nah itulah tanya-jawab mengenai Bagaimanakah Gajah Mada dapat menyatukan wilayah Nusantara?, semoga dengan solusi di atas bisa membantu selesaikan masalah kamu.
Mungkin sobat masih punya pertanyaan yang lain, [silahkan|tidak usah ragu buat gunakan menu search yang ada di halaman ini.