Mungkin sobat lagi butuh jawaban dari soal: “1. Apa keunggulan dan kelemahan masing-masing dari Plastik Konvensional (nonbiodegradable) dengan Pl…”, maka sobat berada di artikel yang benar.
Di sini ada beberapa jawaban tentang soal itu. Yuk dibaca kelanjutannya ….
——————
Soal
1. Apa keunggulan dan kelemahan masing-masing dari Plastik Konvensional (nonbiodegradable) dengan Plastik Biodegradable ?
2. Ada tujuh logo daur ulang bernomor untuk membedakan jenis plastik dan masing-masing
kegunaannya. Apa tujuan dari pengelompokkan dari ke tujuh logo tersebut dan apa
dampaknya kalau kita tidak menghiraukan logo tersebut ?
3. Sebutkan hewan vektor pembawa penyakit yang berasal dari timbunan sampah !
4. Sampah yang cukup berbahaya adalah sampah anorganik, dimana sampah ini tidak dapat
atau sulit untuk diurai. Apa sebabnya ?
5. Mengapa penumpukan sampah pada TPA (Landfill) dikatakan masih kurang ramah
lingkungan. Apa dampaknya bagi lingkungan ?
6. Bagaimana upaya kita mengurangi volume sampah di lingkungan ?
7. Jelaskan bagaimana proses konversi sampah berupa padatan menjadi sumber energi
alternatif !
8. Setiap penumpukan sampah pasti menghasilkan air lindi. Jelaskan apa yang dimaksud
dengan air lindi tersebut !
9. Mengapa sampah masih menjadi permasalahan di berbagai kota di indonesia ?
10. Permasalahan apa saja yang dihadapi dalam pengelolaan sampah di daerah tempat tinggal
kalian ?
Solusi #1 untuk Soal: 1. Apa keunggulan dan kelemahan masing-masing dari Plastik Konvensional (nonbiodegradable) dengan Plastik Biodegradable ?
2. Ada tujuh logo daur ulang bernomor untuk membedakan jenis plastik dan masing-masing
kegunaannya. Apa tujuan dari pengelompokkan dari ke tujuh logo tersebut dan apa
dampaknya kalau kita tidak menghiraukan logo tersebut ?
3. Sebutkan hewan vektor pembawa penyakit yang berasal dari timbunan sampah !
4. Sampah yang cukup berbahaya adalah sampah anorganik, dimana sampah ini tidak dapat
atau sulit untuk diurai. Apa sebabnya ?
5. Mengapa penumpukan sampah pada TPA (Landfill) dikatakan masih kurang ramah
lingkungan. Apa dampaknya bagi lingkungan ?
6. Bagaimana upaya kita mengurangi volume sampah di lingkungan ?
7. Jelaskan bagaimana proses konversi sampah berupa padatan menjadi sumber energi
alternatif !
8. Setiap penumpukan sampah pasti menghasilkan air lindi. Jelaskan apa yang dimaksud
dengan air lindi tersebut !
9. Mengapa sampah masih menjadi permasalahan di berbagai kota di indonesia ?
10. Permasalahan apa saja yang dihadapi dalam pengelolaan sampah di daerah tempat tinggal
kalian ?
1. plastik konvensional yang sering kita gunakan, yang umumnya terbuat dari minyak bumi, petroleum dan gas alam. Sementara plastik biodegradable terbuat dari material yang dapat diperbaharui, yaitu dari senyawa-senyawa yang terdapat dalam tanaman misalnya selulosa, kolagen, kasein, protein atau lipid yang terdapat dalam hewan. Di samping kelebihannya, bioplastik juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah teknologi proses bioplastik lebih mahal dibandingkan biaya produksi plastik konvensional. Bioplastik dinilai kurang memiliki kekuatan dan daya tahan mekanik dibandingkan plastik konvensional.
2. Bertujuan untuk membantu para staf daur ulang untuk memisahkannya dengan jenis jenisnya. Dampak jika tidak melihat simbol tersebut akan membahayakan kita pada penggunaan plastik.
3. kecoa, lalat, nyamuk
4. Limbah anorganik sulit diurai oleh mikroorganisme sebab unsur karbonnya membentuk rantai kimia yang kompleks dan panjang. Limbah yang sulit terurai ini, berpengaruh pada kemampuan tanah menyerap air.Merupakan limbah yang berasal dari makhluk tidak hidup yang sifatnya tidak mudah busuk seperti kertas, plastik, dan bahan-bahan sintetis/buatan. Contohnya: sampah kemasan bahan pangan. Intinya limbah anorganik susah terurai karena unsur karbonnya membentuk ikatan rantai kimia yang kompleks dan panjang sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa terurai dengan tanah, tidak seperti limbah organik yang mudah terurai.
2.Beberapa limbah anorganik yang dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang, misalnya plastik, gelas, logam, dan kertas.
5. Karena penumpukannya tidak di filter sehingga menimbulkan bau menyengat dan sumber penyakit disekitarnya
6. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan sampah plastik dan lebih memperhatikan kebersihan tempat tinggal
7. Sampah dibongkar dari truk pengakut sampah dan diumpankan ke inserator. Didalam inserator sampah dibakar.Panas yang dihasilkan dari hasil pembakaran digunakan untuk merubah air menjadi uap bertekanan tinggi. Uapdari boiler langsung ke turbin Sisa pembakaran seperti debu diproses lebih lanjut agar tidak mencemarilingkungan (truk mengangkut sisa proses pembakaran).
8. Air lindi didefinisikan sebagai suatu cairan yang dihasilkan dari pemaparan air hujan pada timbunan sampah. Dalam kehidupan sehari-hari air lindi ini dapat dianalogikan seperti seduhan air teh. Air lindi membawa materi tersuspensi dan terlarut yang merupakan produk degradasi sampah. Komposisi air lindi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis sampah terdeposit, jumlah curah hujan di daerah TPA dan kondisi spesifik tempat pembuangan tersebut. Air lindi pada umumnya mengandung senyawa-senyawa organik (Hidrokarbon, Asam Humat, Sulfat, Tanat dan Galat) dan anorganik (Natrium, Kalium, Kalsium, Magnesium, Khlor, Sulfat, Fosfat, Fenol, Nitrogen dan senyawa logam berat) yang tinggi. Konsentrasi dari komponen-komponen tersebut dalam air lindi bisa mencapai 1000 sampai 5000 kali lebih tinggi dari pada konsentrasi dalam air tanah
9. Pengolahan sampah masih terbilang tidak efektif sehingga masalah sampah menjadi masalah terbesar di Indonesia ditambah dengan tidak disiplinnya warga terhadap sampah.
10. Tempat pengolahan, sumber tenaga kerja, kepedulian masyarakat
——————
Sekian solusi tentang 1. Apa keunggulan dan kelemahan masing-masing dari Plastik Konvensional (nonbiodegradable) dengan Pl…, admin harap dengan solusi ini dapat bantu selesein masalah kamu.
Apabila kamu masih mempunyai pertanyaan lain, [silahkan|tidak usah ragu buat gunakan tombol search yang ada di laman ini.